GKPS SURABAYA | OFFICIAL WEBSITES

Ibadah/Kebaktian Umum :09.00 WIB-Selesai, Ibadah Anak Sekolah Minggu (ASM):09.00 WIB-Selesai

Cari Info via blog/google search

KLIK TATA IBADAH MINGGU 29 MARET 2015 DI FOLDER TATA IBADAH

BULETIN KEGIATAN GKPS SURABAYA

Visi GKPS Menuju Tahun 2030:"Gereja Siboan Pasu-pasu Janah Sari (To be a Blessing and Caring Church)(Kejadian 12:12;Lukas 10:37), Thema :'HITA DO SAKSINI KRISTUS (Lahoan ni Apostel 1:8)' , Sub Thema, 'Patuduhkon On Hita Ma Hasadaon I Tongah-Tongah Dunia On, Ase Lambin Tarambilan Goran Ni Kristus (John 17:21, Korin 12:1-12)', Ayat Tahunan 2015, 'Sai I Hasomani Jahowa Naibatamu Do Ham, Seng Hurangan Ham Age Bani Aha (5 Musa 2:7c)'.

Translate

Jumat, 21 Agustus 2015

PROFIL MINGGU INI

DOKTER ANDOHARMAN DAMANIK MENJAWAB
ISTILAH ORANDUM EST UT SIT MENSANO IN CORPORE SANO

Pada tanggal 17 Agustus 2015 yang lalu Redaksi GKPS Surabaya berhasil mewawancarai beliau. Beliau adalah dokter spesialis Obgyn. Keseharian beliau bekerja sebagai Dokter di RSUD Sidoarjo mempunyai seorang anak namanya Farrel Armando Damanik dengan istri boru Sinaga. 
   
Topik yang diwawancarai dengan beliau ini tidak spesifik dengan keahlian di bidang beliau. Beliau akan senang hati juga akan mengirim artkel ke redaksi GKPS Surabaya, jika ada yang memerlukan yaitu ”Pencegahan Kanker Servik atau Kesehatan Reproduksi Wanita. Beberapa point hasil wawancara dengan beliau dirangkumkan sebagai berikut: kalau bicara dengan istilah topik tersebut itu menekankan bahwa kalau kita berolah raga maka fisik kita sehat, sehingga secara psikis juga kita sehat. Namun pernyataan seperti itu tidaklah sepenuhnya benar, karena banyak orang secara tubuh sehat tapi jiwanya sakit sebagaimana orang di rumah sakit jiwa dan sebaliknya orang cacat secara fisik namun pemikirannya justru bahkan melebihi orang biasa. Secara fisik memang sulit mengetahui apakah jiwa seseorang itu lagi bermasalah jiwanya, tapi untuk mengetahui keadaan jiwa seseorang perlu dilakukan pemeriksaan….makanya biasanya kalau masuk kerja bahkan sekolah sebelumnya dilakukan psikotes untuk melihat apa seseorang itu sehat atau mampu melakukan pekerjaan seperti yang diharapkan nantinya. Menyangkut program pemerintah tingkat kesehatan menurut pemikiran saya belum ada buktinya nyata kalau dapat dikatakan sudah memadai serratus persen, misalnya: masih banyak anak kurang gizi, angka kematian Ibu dan bayi masih tinggi, penyakit menular masih banyak seperti TBC malaria, demam berdarah, dll. Itu berarti masih banyak yang harus diperbaharui seperti: tingkat pendidikan, tingkat ekonomi, perilaku, sistem kesehatan…..kalau tenaga kesehatan hanya sebagian kecil pengaruhnya. Upaya yang dilakukan dengan Baksos seperti yang saya katakan hanya membantu sedikit dan biasanya Baksos itu juga musiman…apalagi kalo gak berkesinambungan dan biasanya ditumpangi kepentingan orang tertentu atau golongan tertentu menurut saya lho ya. Kalau pendapat saya agar kesehatan masyarakat lebih baik…diawalilah dengan diri sendiri dengan menjaga kesehatan, olah raga, pola makan, pemerintah menyiapkan prasarana yang baik dan memberikan penyuluhan hidup yang sehat, dimana dalam hal ini tenaga kesehatan harus bisa bekerja maksimal…pastilah bisa tercapai Indonesia sehat. Kalau Program BPJS itu bagus supaya seluruh masyarakat tercover asuransi kesehatan, cuman pelaksanaannya butuh waktu untuk menjadi berhasil. Kalau dikaitkan dari sisi kerohanian orang yang sehat jasmani itu tidak bisa dihubungkan secara sebab akibat, tapi orang yang punya rohani atau beriman selalu bersyukur atas apapun keadaan fisiknya. Kalau istilah umum mensana in corpore sano adalah ORANDUM EST UT SIT MENSANO IN CORPORE SANO yang artinya Marilah kita berdoa supaya dalam tubuh kita yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Demikian sharing tentang kesehatan dari beliau. Semoga dengan pencerahan beliau kita semua jemaat menjadi sehat rohani dan jasmani dan yang paling penting kita boleh menjadi berkat buat orang lain dan namaNya dimuliakan di tempat yang paling tinngi. Tuhan Yesus menyertai (GKPS Surabaya/dr Andoharman Damanik SpOG)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar